Tabungan Pendidikan – Brosur

Tidak dapat dipungkiri bahwa dari tahun ketahun biaya pendidikan semakin mahal. Entah biaya pendidikan di universitas maupun di SD s/d SMU. Jangankan SD s/d SMU, Bahkan untuk masuk TK pun harus merogoh uang yang cukup banyak untuk hanya membayar uang pangkal.

Bagaimana 5 tahun, 10 tahun mendatang?

Sudahkah kita mempersiapkan dana pendidikan bagi buah hati kita? Bila belum, bagaimana memulainya? Apa yang harus Anda lakukan?

Program Dana Pensiun

About these ads

4 Komentar

  1. Pak,
    Kalau dibandingkan dengan nabung di bank.
    Sebelum tahun ke 11, Seberapapun nilai saver ditambahkan,
    tidak akan tidak akan pernah bisa melebihi nilai/hasil nabung di bank.
    Silahkan dihitung pakai excel, dengan bunga akumulatif (bunga ber bunga)
    Nilai saver baru bisa di nikmati setelah mulai tahun ke 11 atau ke 15.
    dengan catatan tidak ada krisis ekonomi.

    Di prudential tidak mengenal ada nya tabungan/asuransi pendidikan.
    PAA bukan asuransi pendidikan.
    Konsep asuransi/pendidikan dan PAA completely different.

    Investasi, nabung, n asuransi berbeda.
    Kalau mau nabung ya di bank. Bunga jelas dan pasti.

    PAA bunga tidak pasti. dan kalau diambil sebelum tahun ke 10 otomatis investasi akan start dari saldo yang telah diambil.

    Ikut PAA kalau niatnya nabung, atau asuransi pendidikan, jelas rugi, karena pas saat nya butuh, nilai uang belum mencukupi

    Thx

    Bojan

  2. Pak Bojan,
    Terima kasih atas kunjungan dan masukannya di blog ini.
    Saya tidak menyalahkan masukan bapak ttg jumlah uang yang telah kita tabungkan, namun perlu saya tambahkan bahwa hal itu dikarenakan beberapa faktor seperti, Usia, Jenis kelamin, Merokok atau tidak pada saat tertanggung memiliki polis.
    Yang perlu diperhatikan kembali adalah bahwa bila menabung di lembaga keuangan Bank, maka akan terdapat biaya administrasi yg akan mengurangi jumlah nominal uang yang kita tabung. Memang ada bunga, namun bunga tersebut juga terkena pajak yang tentunya mengurangi jumlah bunga. Bahkan ada lembaga keuangan bank yang tidak memberi bunga sampai jumlah uang yang kita tabung mencapai jumlah tertentu.
    Jadi tidak selalu menunggu tahun ke 11 atau ke 15 baru mencapai BEP, dapat juga di tahun ke 8 atau sebelum 10 tahun.

    Saya setuju bila dikatakan PAA bukan asuransi pendidikan, karena PAA adalah Prulink Assurance Acount yang merupakan Produk Asurandi yang menggabungkan antara proteksi dan investasi. Dimana manfaat dari PAA sendiri selain sebagai progran yang menggantikan nilai ekonomis seseorang yang sekaligus nilai hasil investasi yang dapat digunakan sebagai biaya pendidikan, dana pensiun dan lainnya.

    Bila membandingkan antara tabungan di Lembaga Bank dg PAA dimana yg dilihat adalah hasil / jumlah, maka kita juga perlu melihat kebutuhannya, untuk jangka pendek, menengah atau panjang. Bila memerlukan dana dlm jangka pendek, maka dapat melalui lembaga keuangan bank dan bukan di asuransi, namun bila jangka menengah maupun panjang dapat menggunakan lembaga keuangan non Bank. Dan keleebihan di lembaga ini adalah adanya proteksi terhadap nasabah / penggantian nilai ekonois dari seseorang/nasabah.

    Saya menyadari keresahan bapak dan juga rekan² lainnya. Saya pernah merasakan itu jauh sebelum saya menjadi seorang agen, bahkan sebelum saya memiliki sebuah polis asuransi. (Saya memiliki polis dahulu, baru kemudian saya belajar mengenai asuransi dan mencoba memahami yang kemudian saya menjadi seorang agen asuransi)

    Demikian sedikit penjelasan saya. Sekali lagi terima kasih atas masukannya.

    Hormat saya,

    Antonius Happy

  3. Anda ber 2 tidak ada yg salah. Sebenarnya tergantung kebutuhan dmn kita akan menyimpan dana kita. Saya pernah membaca artikel dari seorang pengelola keuangan yg intinya adalah bahwa jika kita menabung (utk jangka panjang) di sebuah lembaga keuangan (bisa Bank atau non bank) yg memberikan bunga lebih kecil dibandingkan tingkat inflasi (rata2 10%\ thn) maka sama saja kita bunuh diri (krn uang akan cenderung berkurang). Menurut saya, Bank bukan tempat yg tepat utk menabung (kecuali deposito) tapi lebih utk menitip sementara (siang menyimpan malam dpt diambil). Saya pikir konsep menabung adalah utk jangka panjang. Saya mempunya bbrp akun tabungan di beberapa bank dan mempunyai tabungan di Asuransi investasi dan hasilnya menurut sy justru lebih luar biasa daripada tabungan saya yang ada di Bank. Umur saya skrg 30 thn, sy mulai menabung di Asuransi investasi sejak 2005 (saat usia sy 23 thn) dan terakhir saya mendapat laporan untuk hasil investasi saya sudah mencapai Rp. 68.000.000′- padahal jika sy menabung di bank jumalh uang saya baru Rp. 48.000.000′- dan baru akan jadi Rp.60.000.000,- di tahun ke 10 tapi baru di tahun ke 7 sudah lebih dari 60 juta.

    Jujur sy tidak mengerti bagaimana bung Bojan memperhitungkan angka-angka yg dijelaskan diatas, excel sgt bebrbeda dgn keadaan di lapangan. Menurut sy tidak ada ruginya ikut Asuransi investasi, krn selain jika terkena resiko sakit dan kecelakaan sudah ada yg kover utk biaya nya.

  4. Pak Esvan, terima kasih atas kunjungan dan sharingnya. Semoga pemahaman-pemahaman seperti yang pak Esvan berikan dapat membantu kita semua dalam memahami konsep menabung di lembaga keuangan bank maupun non bank dan manfaat akan asuransi bagi diri kita maupun keluarga kita.


Comments RSS TrackBack Identifier URI

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 108 pengikut lainnya.