Apa Yang Dimaksud 34 Penyakit Kritis?

Penyakit-penyakit Kritis

Kita selalu berharap bisa menjalankan kehidupan kita tanpa adanya gangguan kesehatan. Namun, kondisi kesehatan merupakan salah satu hal dalam kehidupan yang tidak dapat diduga sebelumnya. Karena kami menginginkan kesejahteraan keluarga Anda tidak terganggu oleh kewajiban penyelesaian biaya perawatan dan pengobatan, maka melalui PRUcrisis cover dan PRUcrisis cover plus, PT Prudential Life Assurance memberikan Anda perlindungan atas 34 Penyakit Kritis yaitu:

1. Serangan jantung: kematian suatu bagian otot jantung (myocardium) sebagai akibat dari tertutupnya/tersumbatnya arteri koronaria.

2. Pembedahan arteri koronaria: pembedahan jantung untuk memperbaiki suatu penyumbatan atau penyempitan dari satu atau lebih arteri koronaria dengan cara bypass grafts.

3. Stroke: kecelakaan pembuluh darah otak (cerebrovascular accident) yang mengakibatkan cacat pada syaraf (kelainan syaraf) yang berlangsung lebih dari 24 jam dan termasuk kematian jaringan otak (infraction), pendarahan (hemorrage) atau penyumbatan (embolism) yang berasal dari sumber di luar tengkorak (extra cranial) dan harus terdapat bukti adanya defisit neurologist yang menetap.

4. Kanker: tumor ganas yang ditandai dengan suatu pertumbuhan sel yang tidak terkendali dan penyebaran sel-sel ganas ke jaringan tubuh yang lain. Hal ini mencakup leukemia dan penyakit hodgkins (kanker getah bening) yang pertumbuhannya tidak dapat dikontrol secara medis.

5. Gagal ginjal: gagal ginjal tahap akhir yang menyebabkan tertanggung harus menjalani secara teratur dialisis peritoneal atau cuci darah (haemodilisis) atau transplantasi ginjal.

6. Transplantasi organ penting: tertanggung adalah penerima organ yang berupa jantung, paru-paru, hati, pankreas dan tulang sumsum yang operasinya telah dilaksanakan, atau tertanggung telah terdaftar secara resmi pada daftar tunggu sebagai penerima di wilayah hukum Indonesia.

7. Operasi katup jantung: pembedahan jantung terbuka yang dilakukan untuk memperbaiki atau mengganti fungsi katup jantung yang abnormal.

8. Kehilangan kemampuan bicara: kehilangan kemampuan bicara secara total dan permanen.

9. Luka bakar: luka bakar derajat ketiga (third degree) dan sekurang-kurangnya mengenai 20% luas permukaan tubuh.

10. Koma: keadaan tidak sadar tanpa reaksi terhadap rangsangan dari luar atau dalam dan menghasilkan kelainan-kelainan syaraf (neurological defisit).

11. Operasi pembuluh darah aorta: pembedahan yang dilakukan untuk memperbaiki kelainan pada cabang utama pembuluh darah aorta di daerah dada (thoracalis) dan di daerah perut (abdominalis).

12. Penyakit Parkinson: tergolong ke dalam Idiophatic Parkinson yaitu penyakit yang tidak diketahui penyebabnya sehingga memerlukan pengawasan khusus dan bantuan untuk beraktifitas sehari-hari. Diagnosa atas penyakit ini dibuat oleh dokter ahli penyakit syaraf (neurologist). Apabila diperlukan, perusahaan akan menunjuk seorang atau lebih dokter ahli penyakit syaraf lain untuk menegakkan diagnosa.

13. Ketulian: kehilangan pendengaran dari kedua telinga yang sifatnya total dan tidak dapat disembuhkan.

14. Penyakit Alzheimer’s: kelumpuhan secara menyeluruh dari fungsi otak yang mengakibatkan kemunduran mental sehingga memerlukan pengawasan secara terus menerus. Diagnosa harus dibuat seorang dokter ahli Penyakit Syaraf (neurologist). Ababila diperlukan, perusahaan berhak untuk menunjuk dokter ahli Penyakit Syaraf lain untuk memperkuat diagnosa.

15. Tumor jinak otak: tumor otak yang tidak menunjukkan keganasan, tidak menyerang dan menjalar ke bagian tubuh lain.

16. Penyakit paru kronik: tahap akhir dari penyakit paru yang memerlukan pengobatan dengan pemakaian oksigen untuk selamanya.

17. Motor neuron disease: adanya kemunduran pada sistem syaraf pusat untuk mengkontrol aktifitas muscular sehingga kemampuan pergerakan otot-otot menjadi lemah dan menurun. Diagnosa pasti dibuat oleh seorang dokter ahli penyakit syaraf (neurologist) untuk mengkonfirmasikan adanya penyakit ini. Apabila diperlukan perusahaan berhak untuk menunjuk dokter ahli penyakit syaraf lain untuk lebih menegakkan diagnosa.

18. Multiple sclerosis: terdapatnya lebih dari satu episode kelainan susunan syaraf yang bersifat menetap selama 6 bulan. Diagnosa harus dibuat oleh seorang dokter ahli penyakit syaraf (neurologist) untuk mengkonfirmasikan adanya penyakit ini yang dibuktikan dengan hasil image scanning.

19. Angioplasti dan penatalaksanaan invasif lainnya untuk Penyakit Jantung Koroner: klaim dapat diajukan apabila Tertanggung telah melaksanakan Angioplasti balon, tindakan laser atau teknik lainnya sebagai tindakan koreksi yang bermakna terhadap stenosis (penyempitan) setidaknya 70% dari dua pembuluh darah jantung atau lebih yang merupakan keharusan medik oleh dokter konsultan ahli jantung.

20. Anemia Aplastik: anemia, netropenia dan trombositopenia (penurunan jumlah sel netrofil dan trombosit dalam darah) yang disebabkan kegagalan sumsum tulang belakang yang tidak dapat dipulihkan. Diagnosis harus ditegakkan berdasarkan biopsi sumsum tulang belakang dan hasil tes darah.

21. Meningitis Bakterial: yaitu suatu peradangan selaput pembungkus otak atau saraf tulang belakang yang disebabkan oleh bakteri dan mengakibatkan gangguan neurologik (persyarafan) permanen yang menimbulkan ketidakmampuan total dari Tertanggung untuk melakukan 3 (tiga) dari 6 (enam) kriteria Aktivitas Kehidupan Sehari-hari*), dengan atau tanpa bantuan, secara terus menerus selama minimal 6 (enam) bulan.

22. Kolitis Ulseratif: didefinisikan sebagai Kolitis Ulseratif yang parah dan akut yang mengancam jiwa, menyebabkan gangguan elektrolit yang biasanya disertai dengan distensi usus dan resiko pecahnya usus, terjadi sepanjang usus besar dengan diare berdarah yang parah/berat. Klaim hanya dapat diajukan berdasarkan gambaran histopatologik (irisan jaringan yang diperiksa secara mikroskopik) dan sudah dilakukan tindakan pembedahan usus besar (colectomy) dan atau operasi usus halus (ileostomy).

23. Disabling Primary Pulmonary Hypertension: merupakan kelainan di mana terjadi peningkatan tekanan pulmonal akibat gangguan struktur, fungsi atau sirkulasi paru-paru yang mengakibatkan pembesaran bilik jantung kanan.

24. Ensefalitis: yaitu peradangan pada otak (hemisfer otak besar, batang otak atau otak kecil). Penyakit ini harus mengakibatkan komplikasi bermakna yang berlangsung setidaknya 6 minggu, termasuk defisit neurologik (gangguan persyarafan) permanen. Defisit neurologik permanen tersebut harus mengakibatkan ketidakmampuan total dari Tertanggung untuk melakukan 3 (tiga) dari 6 (enam) kriteria Aktivitas Kehidupan Sehari-hari*), dengan atau tanpa bantuan, secara terus menerus selama minimal 6 (enam) bulan.

25. Hepatitis Viral Fulminan: pengerasan hati yang submasif sampai masif oleh virus hepatitis yang mengakibatkan kegagalan hati.

26. Penyakit Hati Kronik: kegagalan hati tahap akhir dengan tanda kulit yang berwarna kuning (jaundice) yang menurut pendapat kedokteran secara umum tidak dapat kembali normal, dan berakibat penimbunan cairan di rongga perut (asites) atau kelainan otak (ensefalopati).

27. Penyakit Crohn: (Crohn’s disease) merupakan kelainan peradangan menahun yang berbentuk granulomatosa. Klaim dapat diajukan apabila memenuhi kedua kriteria di bawah ini sekaligus :

    • penyakit Crohn yang diderita sudah menimbulkan pembentukan fistula (hubungan antara saluran cerna dengan rongga perut), atau penyumbatan intestinal (saluran cerna), atau perforasi (pembentukan lubang) intestinal
    • terdapat laporan histopatologik (irisan jaringan yang diperiksa secara mikroskopik) yang mengkonfirmasikan adanya penyakit Crohn.

28. HIV Yang Didapatkan Melalui Transfusi Darah: tertanggung terinfeksi oleh Human Immunodeficiency Virus (HIV) dengan kondisi sebagai berikut :

    • infeksi HIV didapatkan melalui transfusi darah yang dilakukan setelah Polis berlaku
    • sumber infeksi dipastikan berasal dari lembaga yang menyelenggarakan transfusi darah dan lembaga tersebut dapat melacak asal dari darah yang terinfeksi HIV tersebut, dan
    • tertanggung yang terinfeksi HIV bukan merupakan penderita hemofilia.

29. Trauma Kepala Serius: kecelakaan yang menyebabkan luka pada kepala yang ditimbulkan oleh suatu kekuatan fisik yang berasal dari luar tubuh yang mengakibatkan defisit neurologik (gangguan persyarafan) yang menimbulkan ketidakmampuan total dari Tertanggung untuk melakukan 3 (tiga) dari 6 (enam) kriteria Aktivitas Kehidupan Sehari-hari*), dengan atau tanpa bantuan, secara terus menerus selama minimal 6 (enam) bulan.

30. Distrofi Muskular: termasuk kelompok myopati (kelainan otot) degeneratif (kemunduran) yang disebabkan oleh kelainan genetik dan ditandai dengan kelemahan dan atrofi (pengerutan) otot tanpa mempengaruhi sistem saraf. Klaim hanya dapat diajukan apabila Muscular Dystrophy yang diderita menyebabkan ketidakmampuan total dari Tertanggung untuk melakukan 3 (tiga) dari 6 (enam) kriteria Aktivitas Kehidupan Sehari-hari*), dengan atau tanpa bantuan, secara terus menerus selama minimal 6 (enam) bulan.

31. Kelainan Pembuluh Darah Koroner Yang Serius: penyempitan yang terjadi pada setidaknya satu pembuluh darah koroner (pembuluh darah jantung) sebesar minimal 75 % dan pada dua pembuluh darah koroner lainnya sebesar minimal 60 % yang dibuktikan melalui arteriografi koroner. Untuk kepentingan Polis ini, yang didefiniskan sebagai pembuluh darah jantung hanya pembuluh darah besar sisi kiri jantung, pembuluh darah jantung anterior descending kiri, sirkumfleksi dan pembuluh darah besar sisi kanan jantung.

32. Kelumpuhan (paralysis): diartikan sebagai hilangnya secara total dan permanen (menetap) fungsi dua atau lebih anggota tubuh sebagai akibat terkena kecelakaan, atau kelainan dari tulang belakang. Anggota tubuh didefinisikan sebagai seluruh lengan atau seluruh kaki.

33. Poliomyelitis: klaim dapat diajukan apabila memenuhi seluruh kriteria di bawah ini :

    • terdapat diagnosis pasti atas adanya infeksi virus polio yang menyebabkan timbulnya kelumpuhan yang dibuktikan dengan gangguan fungsi motorik atau berkurangnya fungsi pernafasan
    • Kondisi yang diderita harus mengakibatkan ketidakmampuan total dari Tertanggung untuk melakukan 3 (tiga) dari 6 (enam) kriteria Aktivitas Kehidupan Sehari-hari*), dengan atau tanpa bantuan, secara terus menerus selama minimal 6 (enam) bulan.

34. Lupus Eritematosus Sistemik (SLE = Systemic Lupus Erythematosus): kondisi autoimun (kekebalan terhadap tubuh sendiri) multisistem (yang mengenai banyak sistem dalam tubuh) dan multifaktorial (melibatkan banyak faktor) yang sebagian besar diderita wanita dalam periode wanita tersebut membesarkan anak. Untuk kepentingan Polis, klaim dapat diajukan jika jenis SLE melibatkan ginjal (yang dipastikan dengan biopsi ginjal dan sesuai dengan klasifikasi WHO). Diagnosis akhir SLE harus didapatkan dari seorang dokter ahli di bidang rematologi dan imunologi.

*): Yang dimaksud dengan Aktivitas Kehidupan Sehari-hari adalah ke-6 (enam) hal di bawah ini:

  1. Mandi: diartikan sebagai kemampuan membersihkan diri pada waktu mandi dengan atau tanpa menggunakan shower (pancuran) atau membersihkan diri dengan baik menggunakan cara-cara lainnya;
  2. Berpakaian: diartikan sebagai kemampuan sendiri untuk mengenakan, melepas, mengepas dan melonggarkan pakaian, tanpa bantuan orang lain, termasuk juga mengenakan braces (penopang / penyangga tubuh), kaki / tangan palsu atau alat bantu lainnya;
  3. Beralih tempat: diartikan sebagai kemampuan sendiri untuk memindahkan tubuh dari tempat tidur ke kursi dengan sandaran yang tegak atau ke kursi roda dan sebaliknya;
  4. Berpindah: diartikan sebagai kemampuan sendiri untuk berpindah di dalam ruangan dari kamar ke kamar pada ketinggian lantai yang sama;
  5. Toileting (Buang air): diartikan sebagai kemampuan sendiri untuk menggunakan kamar kecil atau jamban atau cara-cara lain untuk buang air kecil atau buang air besar agar mampu mempertahankan kebersihan diri yang layak,

Menyuap: diartikan sebagai kemampuan sendiri untuk menyuapi diri sendiri ketika makanan sudah disiapkan dan terhidang.

168 Komentar

  1. Pertama saya ucapkan pujian atas artikel ini.

    lalu saya mau bertanya, bagaimana cara penularan virus HIV,,dan tolong jelaskan berapa persen kemungkinannya?

  2. Terima kasih atas pujian dan pertanyaannya. Hal ini membuat aku prihatin dan sadar bahwa informasi itu sangat berguna. Aku buat dalam artikel tersendiri mengenai HIV-AIDS, dan ODHA.

    Sedikit informasi mengenai penularan HIV-AIDS;
    1. Melalui Cairan darah-transfusi darah
    2. Melalui Sperma-Hubungan Sex
    3. Melalui air susu ibu

    Untuk sedikit lebih lengkap mengenai penularan, cara pencegahan dan ciri² orang yang terkena dapat dilihat di http://safir78.wordpress.com/2008/11/17/hiv-aids-dan-odha/

    Semoga dapat sedikit menjawab pertanyaan saudara/i aboed. Semoga sedikit ini dapat membantu saudara² kita yang membutuhkannya.

    GBU
    -Antonius Happy-

  3. Pertama saya ucapkan pujian atas artikel ini.
    saya mau menanyakan, apabila seseorang yang sudah mengambil asuransi kesehatan di prudential, lalu orang tersebut terkenan HIV akibat hubungan seks yang dilakukannya. pertanyaan saya, apakah seseorang tersebut akan mendapatkan asuransi atau uang pertanggungan dari perusahaan tersebut???

  4. Terima kasih atas kunjungan dan pujiannya.
    Sepengetahuan saya bila terjangkit penyakit HIV karena hubungan badan tidak ditanggung pihak asuransi.
    Terima kasih

  5. Terima kasih atas kunjungan dan pujiannya.
    Sepengetahuan saya bila terjangkit penyakit HIV karena hubungan badan tidak ditanggung pihak asuransi.

    Kenapa Bisa Dibeda bedakan bukankah sama saja kenapa bisa begitu.itu tidak adil namanya tahu dari mana orang itu tertular dari hubungan sex atau dari tranfusi darah apakah puhak asuransi bisa membedakannya…..tidak kan????????

  6. Pak Andreyang luar biasa, terima kasih atas tanggapannya. Saya akan menjawab semampu saya.

    Pada keterangan no.28 (Apa yang dimaksud 34 Penyakit Kritis) dikatakan:

    HIV Yang Didapatkan Melalui Transfusi Darah: tertanggung terinfeksi oleh Human Immunodeficiency Virus (HIV) dengan kondisi sebagai berikut :
    * infeksi HIV didapatkan melalui transfusi darah yang dilakukan setelah Polis berlaku
    * sumber infeksi dipastikan berasal dari lembaga yang menyelenggarakan transfusi darah dan lembaga tersebut dapat melacak asal dari darah yang terinfeksi HIV tersebut, dan
    * tertanggung yang terinfeksi HIV bukan merupakan penderita hemofilia.

    Dari keterangan diatas saya rasa cukup jelas.

    Setiap perusahaan asuransi tentu memiliki team dokter sendiri, dan mereka tentu mempunyai cara maupun prosedur untuk mengetahui apakah seseorang terkena HIV karena kesalahan sendiri ataukah karena transfusi darah setelah polis berlaku.
    Team dokter juga dapat melihat dari historikal penyakit yang diderita pasien maupun nasabah asuransi tersebut.

    Hemofilia adalah kelainan perdarahan yang diturunkan yang disebabkan adanya kekurangan faktor pembekuan. (http://id.wikipedia.org/wiki/Hemofilia)

    Demikian yang dapat saya informasikan ke Bp. Andre.

    Terima kasih atas kunjungannya.

  7. [...] Apa Yang Dimaksud 34 Penyakit Kritis? [...]

  8. 1. pa kah lemahnya memory otak/ingat akibat kecelakaan bisa menyebabkn HIV?
    2. pa kah sering berjalan smbl berteriak-teriak wktu tidur tanpa kesadaran ciri2 HIV?

  9. Wah untuk sepertinya tidak dech, karena kita tahu penularan penyakit ini adalah melalui hubungan badan maupun tranfusi darah, serta penggunakan narkoba. Untuk lebih jelasnya dapat di tanyakan kepada dokter agar tidak mendapatkan keterangan yang salah.
    Terima kasih

  10. saya mau tanya nih..Penyakit kanker serviks (leher rahim).. apakah termasuk dalam penyakit kritis ..? terima kasih..

  11. Pak Zul, terima kasih atas kunjungan dan pertanyaannya.
    Kanker serviks masuk dalam kategori 34 penyakit kritis.
    Trima kasih

  12. Dear,
    Mohon info untuk poin 8 dan 13 kelihangan kemampuan berbicara dan tuli total yg masuk dalam penyakit kritis, jika saya berencana mendaftarkan bayi saya yg berumur 9 bulan syarat apa yang harus dipenuhi,
    saat ini saya tinggal di Makassar, saya sedang mencari asuransi yg cocok untuk bayi saya

  13. Bu Dini, Terima kasih sebelumnya atas kunjungannya ke blog kami.
    Saya akan coba membantu menjawab pertanyaan ibu.
    1. Kehilangan kemampuan berbicara, maksudnya bila seorang tertanggung utama karena penyakitnya atau kecelakaan sehingga ia tidak dapat berbicara/cacat dan menjadi bisu secara permanen.
    2. Ketulian, maksudnya adalah bila tertanggung utama menjadi tuli 100% dan secara permanen.

    Untuk 34 penyakit kritis ini, Prudential memiliki team dokter yang menilainya. Jadi berapa persentase sakit yang diderita nasabah, mereka/team inilah yang menilai.

    Untuk jelasnya kami telah menjawabnya pula melalui email. Terima kasih

  14. Artikel yang bagus,

    Saya ingin menanggapi sedikit yang aku tau ttg penyakit yang di cover asuransi, biasanya asuransi tidak ada yang mengcover penyakit-penyakit yang timbul oleh karna usur kesengajaan, misalnya penyakit karena merokok, kehamilan, HIV yang menular akibat hubungan sex, selain itu biasanya ditanggung. jadi intinya sih itu aja, Kecuali bunuh diri. Bunuh diri akan di bayar oleh prudential, tapi setelah 1 atau 2 tahun kemudian.

  15. Mas Tom, terima kasih atas kunjungan dan masukannya.
    Bunuh diri pasti tidak dibayar bila gagal.. :D

  16. Dear Pak Safir,

    saya pengguna baru asuransi pru HS, yang ingin saya tanyakan, di luar dari 34 penyekit yang tidak di cover tersebut, maka jenis penyakit apa saja yang menjadi tanggungan asuransi prudent? Mungkin bisa diberikan gambaran umum rata2 yang terkena penyakit apa saja yang dicover oleh prudential?
    Terima kasih atas penjelasannya.

  17. Pak Frans, Terima kasih atas kepercayaannya kepada kami (Prudential) dan kunjungannya di blog ini. Saya akan sharing sedikit.
    Barangkali saya salah menangkap maksud bapak, tetapi 34 penyakit tersebut DICOVER oleh Prudential. 34 penyakit tersebut merupakan Pengelompokan KONDISI Penyakit Kritis. Sedangkan bagi pengguna/penerima manfaat PruHS terdapat pengecualian terhadap penyakit pada 12 Bulan Pertama sejak berlakunya manfaat PruHS dan itu hanya 12 penyakit seperti; hernia, tbc, tumor, wasir, penyakit pd tnsil, sinus, gondok, darah tinggi, dll. Juga pengecualian thd penyakit yang telah diderita nasabah sebelumnya.
    Untuk jelasnya hal ini terdapat pada buku polis, bapak dapat membacanya dan menanyakannya kepada agen bapak.

    Demikian sharing saya semoga menjawab pertanyaan bapak dan bermanfaat.

  18. semoga terhindar dari penyakit kritis….., dan silahkan proteksi diri untuk berbagai hal terjadi…, silahkan konfirmasi di fb saya….. tkasih

  19. Pak Zulham Ahmady, Terima kasih atas kunjungan dan partisipasinya.

  20. Saya mau tanya, sepupu saya baru belum 12 bulan ikut asuransi prudential. Kalau beliau ingin operasi tumor payudara (tumor jinak), apakah bisa dicover? Thanks buat jawabannya.

  21. Maksudnya sepupu saya belum 12 bulan ikut asuransi prudential.

  22. Ibu Rini, untuk penyakit kritis dapat dicover jika polis telah inforce lebih dari 90 hari / lebih dari 3 bulan. ibu bisa tanyakan ke agen servicing ibu kapan polis mulai inforce atau lihat dipolis ibu sendiri. Terima kasih.

  23. Adik saya memiliki tumor kelenjar adrenalin (Pheocromocythoma), kami sedang berfikir untuk melakukan operasi, apakah penyakit ini termasuk dalam kategori kondisi kritis? Karena kami bertanya pada agen kami, itu harus masuk dulu suratnya baru di nilai kritis atau tidak? padahal kami ingin tau dulu termasuk kritis atau tidak baru kami akan putuskan operasi karena biayanya besar..

    Terimakasih sekali

  24. mau nanya pak, tolong cepat balasannya karna mau gabung jadi nasabah.1. Apa yg menyebabkan klaim ditolak oleh prudential, di luar ada sebagian orang berkata begitu. 2 apakah ada medical check up sebelum ikut asuransi ini ? karena untuk mengetahui penyakit yg diderita kan wajib malkukan medical check up terlebih dahulu.. TOLONG CEPAT DIJAWAB. MKASIH

  25. Ibu Martha, saya coba sharing disini.
    Dalam asuransi yang ibu miliki, manfaat apa aaja yang ibu ambil dan berapa jumlahnya. Bila dokter mengharuskan operasi kemarin, apakah ibu masih menunggu kabar besok dari asuransi? Atau hari ini dari sharing saya? Biaya operasi yang akan ditanggung/dapat diklaim sudah jelas di polis.
    Akan ada pertanyaan-pertanyaan yang timbul jika Ibu bertanya pada agen yang lain, misalkan, manfaat apa yang diambil, berapa menabung perbulannya, sudah berapa lama memiliki polis. Apakah saat masuk/memiliki polis sudah memiliki tumor, dan sebagainya. Semua ini hanya berhubungan dengan klaim yang nanti akan dilakukan, BUKAN karena harus tidaknya operasi maupun besarnya biaya Operasi.
    Demikian sharing saya, semoga menjawab pertanyaan ibu. Terima kasih.

  26. Pak Ramidi, saya telah mengirim ilustrasi melalui email bapak. salah satu penyebab utama klaim tidak dibayar adalah ketidak jujuran nasabah mengenai kondisi kesehatan yang sebenarnya. Saya telah membahas mengenai hal ini di blog ini. Medical check up akan dilakukan bila diminta opeh perusahaan asuransi. Terima kasih.

  27. Pak saya ingin tau tingkatan 33 kondisi kritis yang bisa nasabah klaim ke ansuransi prudential?. Misalnya penyakit stroke, kategori stroke yang seperti apa yg bisa nasabah klaim? ringankah, sedangkah atau berat?. Atau penyakit jantung, kategori penyakit jantung seperti apa?. Atau penyakit tumor, apakah penyakit tumor jinak, tumor ganas, pokoknya segala jenis tumor. Saya butuh informasinya pak, agar ketika nasabah bertanya, saya dapat memberikan informasi yg jelas sehingga nasabah tidak kecewa di kemudian harinya. Terima kasih atas informasinya pak.

  28. Dh, Pak Novid agen ya? Sudah berapa lama menjadi agen? Apakah sudah memiliki lisensi AAJI? Sudah bertanya pada leader? Pak Novid, jika nasabah memenuhi kriteria salah satu dari 34 penyakit kritis maka ia akan mendapat manfaat sakit kritis. Pak Novid, sangat baik jika bapak mengikuti training yang diadakan agar lebih memahami akan tugas dan tanggung jawab sebagai agen juga mengetahu produk di Prudential.

    Terima kasih.

  29. terima kasih atas blog yang bagus dan bermanfaat ni… miohon izin untuk copy ya….

  30. Dh, Silahkan Pak Abdul. Senang dapat saling memberi informasi. Mohon url / link Blog-nya ditulis ya pak. :)

    Sukses

  31. Terima kasih atas infonya pak. Sya jd agen prudential baru sekitar 1.5 bln ini dan sya sudh memiliki lisensi AAJI. waktu pelatihan hanya jenis penyakit kritis saja yg saya dpt pak tapi mengenai penjelasan detailnya saya blm paham benar. Moga2 dgn info yg bpk berikan saya dapat menjelaskan nantinya kepada client sehingga client nanti bisa menjadi puas dengan penjelasan yg mereka dpt dari saya. “CLIENT ADALAH SEGALANYA BAGI KITA, JANGAN MEREKA SAMPAI KECEWA DI KEMUDIAN HARINYA”, itu prinsip saya pak…

  32. Setuju. untuk penjelasan detail dapat menanyakan kepada leader atau mengikuti sales klinik atau tentang produk terutama tentang penyakit kritis. Sukses.

  33. Mohon penjelasan 34 penyakit kritis khususnya penyakit kanker, selain
    Kanker: tumor ganas yang ditandai dengan suatu pertumbuhan sel yang tidak terkendali dan penyebaran sel-sel ganas ke jaringan tubuh yang lain. Hal ini mencakup leukemia dan penyakit hodgkins (kanker getah bening) yang pertumbuhannya tidak dapat dikontrol secara medis.

    Bagaimana dengan kaker pada leher yg membutuhkan therapi dengan sinar . tk

  34. Mohon penjelasan,
    Saya telah terkena hepatitis B kronis namun dengan kondisi hepar(hati) masih normal(belum radang, atau membesar).Saya telah ikut asuransi inhealth dari perusahaan. Hasil cek terakhir menunjukan HBV DNA 3,19×10^2 (batas normal/tdk terdeteksi=3×10^2). Saya telah menjalani terapi obat anti viral “sebivo” selama hampir 1 tahun, dan akan terus terapi sebivo tapi maksimal hanya sampai 2 tahun ditanggung oleh inhealth.Pertanyaan saya kalo ikut asuransi prudential apakah penanganan penyakit saya juga akan ditanggung oleh pihak prudential?(syukur kalo terapinya bisa pakai suntik interferon karena dulu diresepkan interferon oleh dokter spesialis namun karena protokol medis inhealth interferon hanya bisa diberikan untuk hepatiris C maka hepatitis B saya hanya diberi sebivo).Kalo memang penanganan hepatitis B saya bisa ditanggung oleh prudential (terutama terapi dengan interferon)saya berminat untuk ikut asuransi prudential? terima kasih atas penjelasannya.

  35. Penjelasan yang bagaimana yang bapak maksudkan?

  36. Pak Wawan, yang menentukan seseorang diterima atau tidak bukanlah para agen melainkan team underwriting yang dimiliki perusahaan. Bila seseorang diterima tentu akan ditanggung perusahaan. Namun biasanya bila suatu penyakit telah dimiliki dan baru masuk asuransi maka biasanya perusahaan tidak menerima calon nasabah tersebut atau menerima dengan catatan (tambah premi atau untuj jangka waktu tertentu tidak ditanggung).

    Demikian sharing saya semoga membantu, terima kasih.

  37. saya ikut asuransi HS sdh 1 tahun, apakah untuk operasi wasir dicover assuransi

  38. Untuk pembedahan dicover, silahkan konsul dengan agen servicing bapak.

  39. saya mohon informasinya tentang penyakit-penyakit apa yang tidak di cover oleh prudential, saya mohon jawabannya ya, terima kasih sebelumnya

  40. Pak Bayu, penyakit yang tidak dicover adalah penyakit yang telah diderita sebelum memiliki polis. Untuk hal-hal seperti ini diatur pada buku polis.

  41. apakah penyakit jantung bawaan dapat diasuransikan

  42. [...] Apa Yang Dimaksud 34 Penyakit Kritis? [...]

  43. apakah lipoma ( tumor jinak ) bisa diklaim?

  44. Dh, Setahu saya bisa. Semua akan dilihat kembali oleh team underwriting saat pengajuan polis. Bila disetujui maka polis akan inforce. TY

  45. Dapat bu Ida, silahkan konsul;tasikan dengan agen servicing ibu.

  46. adakah asuransi jiwa prudential yang mengcover jika dia menderita aids? thx

  47. mohon email sya kepada bpak diblas. terima kasih

  48. Mengcover Ibu Mawar, namun dalam hal ini tertanggung terkena sakit AIDS karena ketidak-sengajaan. Jadi misalnya karena tranfusi darah. Terima kasih.

  49. Bagaimana kalau calon tertanggung sudah menderita penyakit ini, namun karna dia tau masa hidup nya yang singkat, oleh karna itu ia bermaksud mengasuransi dirinya, apakah ia diperkenankan atau tidak ada asuransi yang dapat mengcover penderita tersebut?

  50. Sy meminta penjelasan yg lebih mengenai produk asuransi kesehetan untuk sy dan keluarga

  51. Pak aku mau jadi agen prudential apa syarat dan ketentuannya.
    apakah saya bisa pak menjadi agen karena saya masih sekolah?
    Nama : Hotmaida Sitorus
    Kelas : 3 SMK Jurusan AKUNTANSI
    Alamat: Pematang Siantar

  52. Bapak/Ibu Mawar, jika bapak ibu adalah perusahaan asuransi, apakah bapak/ibu akan menerima calon nasabah yang telah memiliki penyakit? Apakah bapak ibu akan membayarkan klaim yang pasti akan diajukan oleh calon nasabah tersebut? Pada dasrnya, semua perusahaan asuransi akan mengatakan bahwa calon nasabah yang ideal adalah calon nasabah yang sehat. terima kasih.

  53. Bapak Yona Riza, bisa saya diinformasikan no HP/kontak bapak yang dapat dihubungi? terima kasih.

  54. TRIMAKASIH ATAS SEMUA INFO YANG SANGAT BERGUNA INI PAK………

  55. Mas,

    Ada anak temenku yang punya polis asuransi PAA prudential.
    Sudah 2 bulan ini ketahuan sakit kanker. Anakknya masih usia balita.
    Kok ga ditanggung sama prudential ya?
    Apa gara2 mamanya anak ini agen prudential.

    matur nuwun

  56. yth bpk/ibu. kenapa tidak semua penyakit yang ditanggung oleh assuransi. kenapa harus pilih pilih penyakit tertentu. bukanya kalo sakit kita tidak bisa pilih kan. mohon penjelasanya. trmksi.

  57. Ibu Dian saya coba sharing sedikit. Persoalannya bukan karena sudah 2 bulan si anak ketahuan memiliki penyakit kanker. Perlu disikapi dengan bijaksana, seperti; 1. apakah penyakit ini sudah dimiliki sebelum anak memiliki polis asuransi Prudetial? 2. Apakah plis anak memang mengabil manfaat sakit kritis? Bila mengambil polis untuk pendidikan dan manfaat yang diambil hanya UP dan parent payor serta kecelakaan dan PruMedical tentu manfaat sakit kritis tidak ditanggung kecuali Pru medicalnya.

    Banyak hal dan faktor yang perlu diketahui oleh khalayak banyak dalam hal ini selain masalah tidak ditanggung, TERLEBIH lagi sang ibu adalah Agen Prudential yang tentunya mengetahui persoalan ini.

    Demikian sharing saya semoga membantu pertanyaan ibu dan menclearkan persoalan ini bagi khalayak banyak. Terima kasih.

  58. Pak Agus Salim, saya sharing sedikit. Untuk kriteria penyakit kritis prudential seperti yang tertulis. Untuk penyakit lain (mis.: demam berdarah dan lainya) tetap tercover namun bukan dikategorikan penyakit kritis.

    Kenapa pilih-pilih penyakit yang ditanggung, itu pertanyaan bapak sedangkan kalau sakit kita tdk dapat memilih. Pertanyaannya adalah “Siapa yang ingin sakit? Penyakit AIDS/HIV, Apakah penyakit ini datang sendiri atau karena individunya? Bila bapak adalah perusahaan asuransi, apakah bapak akan mengcover nasabah yang berbuat sengaja sehingga terkena penyakit ini? Di prudential, penyakit HIV tercover, jika, Nasabah terkena/tertular karena transfusi darah dan bukan karena perbuatan yang dapat menyebabkan dirinya tertular.

    Demikian sedikit sharing saya semoga menjawab pertanyaan bapak. terima kasih.

  59. Untuk point 34, SLE yang terkait dengan sendi, dan MCTD apakah termasuk ke dalam penyakit kritis yang di cover prudensial?

  60. Prosedur n hitungan pendapatannya bagaimana?

  61. Jika SLE (Systemic Lupus erythematosus) & MCTD (Mixwd Connective Tissue Disease) yang diderita memang masuk dalam point 34 penyakit kritis yang tertera dalam polis tentu klaim dapat dilakukan.

  62. Ibu Josephine, untuk perhitungannya tidak dapat saya jabarkan disini. Apakah ibu ingin menjadi agent. Bisa saya diinformasikan no HP/kontak ibu yang dapat dihubungi?

  63. Bagaimana cara membatal kan polis asuransi yg telah di setujui?
    Karna polis tersebut di ketahui tdk mencover penyakit sy yg 28 dalam 34 penyakit kritis.
    Apakah premi yg telah sy bayar kan dapat kembali?
    Bagaimana cara nya?

  64. Pak Sidharta, apakah bapak telah memiliki suatu penyakit dan baru mengambil asuransi ini? Bila demikian maka nasabah tidak akan dicover, ini tidak hanya di Prudential. Untuk penyakit yang telah diderita calon nasabah tidak dicover, kecuali terdapat klausul tambahan pada polisnya. Untuk pembatalan polis, silahkan bapak menghubungi agen servicing bapak. Terima kasih.

  65. Terima kassih atas jawaban bpk.
    Perlu sy tanya lagi,
    Bgmn cara membatal kan nya pak?
    karna polis sy sudah keluar.
    Saat sy di tawari oleh agen bpk tidak menerang kan bahwa yg di cover hanya melalui transfusi.
    Mohon bpk dapat berikan petunjuk.
    Terima kasih

  66. Bp. Sidharta, saya harus klarifikasi disini.

    1. Siapa agen saya yang bapak maksud? Tidak ada agen saya yang menyatakan bahwa nasabahnya akan membatalkan polisnya yang baru terbit.

    2. Siapapun agennya, saat akan mengajukan permohonan asuransi, apakah bapak memberitahu bahwa bapak telah memiliki penyakit pada butir 28 dari 34 penyakit kritis?

    3. Siapapun agennya, bila calon nasabah memberitahu bahwa dirinya memiliki penyakit pada butir 28 , maka ia akan memberitahu bahwa bila terkena bukan karena transfusi darah maka klaim tidak akan dicover. Atau pada saat calon nasabah memberitahu akan catatan penyakit yang dideritanya, maka seorang agen harus memberitahu bahwa terdapat beberapa kemungkinan atas permohonan asuransinya seperti,
    a). Permohonan akan ditolak
    b). Klaim penyakit tersebut tidak dicover

    4. Bila nasabah menyembunyikan penyakitnya dan saat klaim diketahui, ada kemungkinan klaim tidak akan dibayarkan.

    Dalam persoalan polis bapak, saya tidak mengetahui asal muasalnya hingga saat bapak mengetahui bahwa penyakit bapak tidak dicover.
    Saya juga tidak mengetahui berapa premi yang bapak bayarkan dan sudah berapa lama polis tersebut terbit.

    Jika ingin membatalkan polis, seperti saya tulis sebelumnya. Bapak dapat menghubungi agen servicing bapak dan mengajukan permohonan tidak setuju atas polis tersebut.

    Demikian sharing saya, semoga menjawab pertanyaan bapak. Terima kasih.

  67. Terima kasih atas artikel yang sangat bermanfaat ini.
    Bila polis sudah diterbitkan, tetapi ada beberapa asuransi tambahan yang ingin dibatalkan dan ditambahkan. Apakah dikenakan biaya untuk perubahan polis tersebut?

  68. Saya belum pernah mengganti.merubah polis, karena pembuatan ilustrasi berdasarkan keinginan calon nasabah. Biasanya hanya penggantian buku polis saja, untuk pastinya silahkan hubungi agen servicing ibu. Terima kasih.

  69. Sy sudah menyetorkan dana angsuran selama 19 kali, sy pernah meminta info melalui SMS kpd prudential, yg intinya untuk mengetahui brp saldo yg sudah saya berikan. namun info tsb sampai saat ini belum sy terima.
    MOHON PENJELASAN

  70. Ibu Normasitah, ibu seharusnya menghubungi agen servicing ibu untuk menanyakan mengenai segala hal ttg polis ibu. Untuk saldo nasabah dapat dilihat pada laporan yang dikirimkan secara periodik sesuai periode pembayaran premi nasabah. terima kasih.

  71. Pak… sy calon nasabah. Insya Allah polis atas nama anak saya yg berusia 2 tahun dan dng pru payor, agentnya teman satu kantor.
    Yg ingin sy tanyakan, bila ada kondisi tidak dapat melakukan kemandirian hidup dengan penyakit yang tidak dapat didiagnosa (santet), apakah pru payor dapat mengcover pembayaran premi?
    dan harus tunggu waktu sakit berapa lama? terima kasih atas penjelasannya.

    An An S.
    Cikarang

  72. Apakah jika memiliki riwayat sakit kolesterol tidak bisa menjadi peserta asuransi prudential?

  73. Bisa dicoba pak Rycho. Yang menentukan bisa tidaknya adalah team underwriting bukan agen. Jika bapak ingin memiliki polis ini bapak dapat mengisi data pada permohonan ilustrasi. Terima kasih.

  74. selamat siang,
    Mohon maaf saya mau izin sharing Prudential saya pak Safir

    utk daerah Jabotabek dan luar jawa, apabila hendak di bantu berapa jumlah pertanggungan asuransi yg seharusnya di butuhkan, bisa menghubungi saya di (Deny)
    Terima kasih.

  75. Pak Deny, Maksudnya dibantu (*apabila hendak di bantu berapa jumlah pertanggungan asuransi yg seharusnya di butuhkan*) apa ya? Saya kurang paham. Terima kasih.

  76. Pak, Happy,
    apakah jika sudah pernah terkena kanker payudara,
    maka apakah masih dapat perlindungan , terhadap penyakit kanker yang lain ?
    ada 2 agen pru yang menyatakan pendapat berbeda (di cover dan tidak dicover)

  77. Ibu LIna, saya sharing sedikit. Dalam hal ini ada 2 kemungkinan, pertama tidak ditanggung karena pernah terkena kanker, kedua dicover jika terkena kanker yang lain selain kanker payudara. Mengapa demikian? Hal ini tidak ditentukan oleh seorang agen, apapun tingkatan agen tersebut. Yang menentukan adalah team underwriting (terdiri dari beberapa dokter) yang akan menentukan apakah sesorang dapat disetujui permohonan asuransinya atau tidak, juga mengenai apakah penyakit kanker tersebut akan dicover atau tidak. Memang ada penyekit kritis yang dapat menfaat lebih dari 1 seperti stroke. namun hal ini tentu memiliki persyaratan yang akan tertera pada polis nasabah tersebut.

    Namun demikian, memiliki polis asuransi tetaplah penting terlepas seseorang pernah terkena suatu penyakit atau belum. Untuk hal ini ibu dapat mengajukan permohonan asuransi, bagi ibu maupun keluarga. Jika berkenan saya akan membantu ibu untuk pengajuanannya.

    Demikian sharing saya semoga menjawab pertanyaan ibu. Terima kasih.

  78. Saya mau tanya..
    skrg mama saya lg drumahsakid.
    Bliau di operasi karna ada benjolan diantara dua tulang pinggul.
    Kami mrpkn salah satu nasabh prudentia. Namun saat kami klaim.. phak asuransi prudential hanya menanggung biaya kamar saja.. itupun hanya 3 hari. Padahal dalm phs plan A ditggung max. 120 hari/thn.
    Dan jg biaya operasi, obt dll tdk jd tanggungan.

    Bagaimana sh tanggungan dan perhtngan dri pt.
    Prudential?? Bs dijelaskan kah?? Kqna kebetlan saya bru jd agen.. jd blm bgt paham ttg hal tsb. Ini menjadi pertmbgn saya dalam merekrt nasbh bru.. nantiny kalau kejadiannya sma dg mama saya malah nasabh sya yg komplain sama saya. Thq
    Dtggu blsanx scptny y..trims

  79. Ibu Puput, jika ibunda bu puput memiliki kartu PruHS dan mengambil plan A maka akan menerima manfaat sesuai kartu, jika yang ibu katakan hanya ditanggung biaya kamar saja itu berarti manfaat yang dimiliki/diambil adalah manfaat Prumed karena Prumed hanya mengganti biaya kamar rumah sakit. Demikian juga untuk biaya operasinya. Demikian sharing saya saat ini karena data yg saya terima kurang jelas. Jika ibu agen baru, saya anjurkan ibu menanyakan hal ini pada leader dan saya anjurkan agar ibu mengikuti NAT 1-4 dan training yg diadakan oleh agency maupun pusat, terima kasih.

  80. misalkan sudah ambil pru early stage crisis cover,umur polis baru 3 bulan 1 hari kemudian didiagnosa gagal ginjal,diharuskan transplantasi ginjal apakah diganti, dan berapa persen untuk stadium awal ,stadium menengah dan stadium akhir nya, mohon minta penjelasan nya sejelas jelas nya,thanks

  81. Pak Darius, semua akan terlihat di ilusrasi, bapak dapat mengisi datanya, kami akan buatkan ilustrasi dan mengirim/mengantarkan SPAJnya kepada bapak dan memberikan oenjelasannya. Terima kasih.

  82. Mau tanya pak, kalau seseorang sudah terkena penyakit HIV/AIDS dan secara teratur minum obat, dan sudah 3-4 tahun hidup sehat walaupun dengan penyakitnya, apakah dia bisa ikut program asuransi? Kalau bisa program asuransi apa yang bisa diikutsertakan? Jikalau suatu saat dia meninggal karena sakit, yang mungkin tidak berhubungan secara langsung dengan penyakit yang dideritanya, apakah klaim asuransinya akan dibayar? Atau hilang beserta angsuran yang telah dibayar bertahun2? Trima kasih

  83. Bapak Koko, kalau bisa sih bisa saja. Dalam hal ini yang menentukan adalah team underwriting Prudential. jika diterima baik standart maupun substandart maka nasabah memiliki hak yang sama dengan nasabah lain dan dapat melakukan klaim sesuai polisnya. Terima kasih.

  84. saya memasukan anak saya untuk mengikuti asuransi prudential, dengan harapan apabila anak saya sakit dan pendidikannya dapat terbantu, cuma saya agak heran kenapa ada beberapa jenis penyakit yang tidak dapat diklaim diantaranya hepatitis dan gejala oportunistik lainnya seperti bakteri tokso yang berkaitan dengan aids, karena pihak asuransi mengetahui bahwa saya pengidap HIV. alasannya katanya anak saya beresiko tertular penyakit hiv, hepatitis dan oportunistik apabila saya mengalami gejala aids. padahal sejauh ini sudah 12 tahun menderita HIV saya baik-baik saja. seharusnya pihak perusahaan mengetahui bahwa hiv, hepatitis, dan gejala oportunistik lainnya sangat sulit ditularkan, kalo adapun resikonya sangat kecil dan hampir tidak mungkin, kalo TBC saya memaklumi. padahal istri saya saja sampai sekarang masih negatif HIV, dan negatif hepatitis. dan tentu anak saya pun negatif. dan perlu diketahui, resiko saya menularkan HIV, Hepatitis dan tokso sangat dan kecil, karena penulran hiv dan hepatitis hanya melalui darah dan seks tidak aman, sedangkan tokso diakibatkan bakteri yang dicemarkan melalui kotoran binatang, tapi tokso dikategorikan penyakit yang dapat ditularkan oleh saya.. mana mungkin ???
    bagaimana dengan haal ini? apakah dokternya terlalu bodoh atau perusahaannya yang diskriminatis…. kalo ternyata keberatan saya masih ditolak, saya angkat kaki saja untuk memilih perusahaan asuransi yang lebih cerdas… terimakasih….

  85. Saya seorang dokter. Kalau orang awam yang ditawarkan ikut, pasti sangat tertarik dengan 34 penyakit kritis, tapi sebenarnya hanya 4 yang lebih berpeluang terjadi. Yang selebihnya 30 jenis lainnya amat sangat jarang terjadi dan hampir-hampir tidak pernah dialami oleh seorang manusia selama hidupnya. Jadi ini penipuan secara halus namanya.

  86. Pak Hasan, Barangkali memang hanya 4 yang Lebih berpeluang, namun bukan berarti yg lain tidak berpeluang khan..? Saya juga pernah membaca ada perusahaan asuransi yang menuliskan lebih dari 34 penyakit kritis, kalau seperti ini bagaimana?

    Yang perlu ditekankan disini adalah semua itu berpeluang terjadi. Asuransi tidak menginginkan hal yang buruk terjadi melainkan jika hal itu terjadi, maka nasabahnya sudah memiliki asuransi. Kita tidak ingin basah kuyup karena kehujanan, tetapi bila kita membawa payung, maka sedikitnya kita akan merasa nyaman karena sudah mempersiapkan jika hal terburuk terjadi, walaupun hanya berpeluang terjadi hujan gerimis.. :)

    Ok, demikian sharing saya, terima kasih atas kunjungan dan sharingnya.

  87. mau tanya, apakah prudential mengcover untuk biaya tindakan operasi penyakit cacat bawaan lahir seperti (palatoschisis/labioschisis) yg bisa diperbaiki melalui tindakan operasi. dan apakah ada persyaratan lain?

  88. Ibu Nandita, sharing sedikit. Jika saat pengajuan polis informasi ini diberitahukan maka akan diketahui apakah penyakit ini dicover atau tidak. Jika sejak awal tidak diberitahu maka kemungkinan besar tidak dicover. Jadi dicover tidaknya tergantung dari team underwriting Prudential, jika polis invore maka akan tercover. atau akan ada klausul tambahan mengenai penyakit yang bersangkutan. demikian sharing saya semoga menjawab pertanyaan ibu. Terima kasih.

  89. Penyakit d atas itu yg d cover oleh prudent ya???
    Kecelakaan n patah tulang,ga masuk asuransi y???

  90. Penyakit disini adalah penyakit yang masuk dalam kategori penyakit kritis pak. Penyakit diluar ini masuk kategori juga kok, termasuk kecelakaan.

  91. bapak,kalau untuk penderita gagal ginjal yang perlu cuci darah ,apakah ditanggung prudential…tetapi penyakit sudah ada sblm membuka polis asuransi..tlg dijawab

  92. Saya bantu jawab ya, @ Fitri : Segala penyakit bawaan sebelum membuka polis tidak akan di cover atau pengajuan polis akan ditolak..

  93. Terima kasih pak Tommy atas sharingnya.

  94. Ibu Fitri, semua penyakit yang telah diderita nasabah sebelum ia memiliki polis asuransi tidak ditanggung. Terima kasih.

  95. Artikel yang Bagus !! Good Job

  96. Terima kasih pak Irwan, Sukses untuk bapak.

  97. mau tanya pada saat bergabung dg prudential kami diminta membayar 500rb/sesuai nominal yang diinginkan tiap bulannya,yg sy tanyakan apakah itu merupakan angsuran pertama apakah biyaya pendaftaran ? mks atas jawabanya

  98. Pak Aris apakah agen bapak tidak menjelaskan mengenai hal ini? Itu merupakan premi pertama pak. Terima kasih.

  99. Saya n istri sejak thn 2009 menjadi nasabah PRUlink. Baru2 ini istri sy menjalani operasi miom yang cukup besar dan menurut dokter harus diangkat peranakannya dengan biaya sebesar Rp.41 juta. Saya ajukan klaim, ternyata yang dibayar hanya sebesar Rp.400.000 X 5 = Rp.2 jt. Mau nanyak,.., apakah penyakit istri saya tidak ternasuk penyakit kritis yang ditanggung PRUlink??. Disamping biayanya cukup besar,.., istri sy juga sudah kehilangan organ tubuhnya yang paling berharga, tks n mohon penjelasannya.

  100. Dh, pak Manuansa Jika yg diganti perhari 40rb dikalikan 5 hari dirawat di RS berarti bapak hanya mengambil manfaat Prumed dan hanya klaim biaya kamar saja. sepengetahuan saya untuk operasi ada penggantian lagi. Mohon ditanyakan pada agen servicing bapak mengenai manfaat polis yg bapak ambil. Trima kasih.

  101. Tks penjelasannya, moga selalu suksess, Amiin

  102. Senang dapat membantu & terima kasih atas doanya pak Manuansa. Sukses juga untuk bapak.

  103. apakah tranplantasi hati karena penyakit hepatitis kronis ditanggung asuransi prudential?

  104. Dh,Klaim penyakit kritis dicover jika memang polis disetujui dan telah berjalan 90 hari lebih.

  105. pak, saya ingin tanya, bagaimanakah jika seseorang masuk asuransi kesehatan tapi meninggal dunia, bagaimana dengan klaim asuransinya?, terima kasih atas perhatiannya.

  106. Ibu Ratna, bisa diinformasikan apakah produk yg diambil adalah unitlink, atau apakah nasabah juga mengambil asuransi jiwa? Jika ada produk asuransi jiwanya maka dapat melakukan klaim manfaat jiwanya. Jika hanya kesehatan maka klaim yg dilakukan tentu berhubungan dengan saat sakit dan perawatannya. Terima kasih.

  107. Mas saya bekerja sebagai marketing mobil. Kalau saya di marketing mobil kita biasanya kanvasing dg team work n kita suda ada seleberan brosur produk mobil yg mau kita pasarkan, n brosur itu memang disediakan dr perusahaan. Nah saya mau tanya apa di Pru ada jg namanya Kanvasing n kita diberi brosur produk untuk di bagi2kan, atau brosur itu kita buat sendri, atau gmn?

  108. Pak Benny, canvasing atau cool call ada dan bisa dilakukan. Untuk brosur agen dapat menyediakan sendiri karena tidak disediakan. terima kasih

  109. Pak, apakah tumor jinak payudra termasuk dlm penyakit kritis yg di cover. Lalu bagaimana jika penyakit ini sudah terdiagnosa sebelum bergabung, apakah tdk bisa di claim sama sekali selamanya atau ada masa tunggu?
    Mohon balasannya, terima kasih

  110. Shasing sedikit bu Yurisa. Itu termasuk penyakit kritis ibu. Jika seorang nasabah sebelumnya telah memiliki penyakit ini maka tidak dicover. Berapa lama? Hal ini akan mengacu saat pembuatan pertama/saat akan menjadi nasabah, apakah permohonan asuransinya ditolak atau diterima dengan catatan, apakah ada masa tunggu atau memang tidak dicover sama sekali. Demikian sharing saya semoga menjawab pertanyaan ibu.

  111. Pak Happy , Saya mau menanyaakan sedikit mengenai sakit kritis yang dimiliki prudential , apa alasan prudential memilih 34 penyakit kritis ,tidak lebih dari 34 ? dan mungkin bisa memberikan link” atau artikel yang dapat menjadi bukti untuk menguatkan alasan tersebt. terima kasih

  112. Luar biasa pak Andre. Saya coba sharing sedikit. Mengapa 34, mungkin karena Prudential melihat 34 penyakit kritis ini yang sering/banyak terjadi di negara Indonesia tercinta ini. Selain itu, saya akan memberi contoh, jika penyakit jantung dibagi-bagi dalam beberapa kelompok/jumlah/jenis maka jumlahnya menjadi bertambah (gagal jantung, jantung koroner, aritmia). Jika ditambah dg rincian seperti diatas saja maka jumlahnya menjadi 36. Demikian sharing saya semoga memberi pencerahan bagi bapak. terima kasih.

  113. Wah Terima Kasih Untuk Info nya yah Pak Happy, Saya mau menanyakan lagi mengenai investasi nya saya pernah melihat di dalam buku laporan , di tingkat equity di bagi lagi kedalam saham” dan perushaan” , ada sektor” nya , salah satunya di keuangan, bisa bantu memberikan contohnya perusahaan apa yang diambil prudential untuk sektor keuangannya . terima kasih

  114. Saya sekarang berdomisili di daerah (kota Parepare Prop. Sulawesi Selatan) dan berminat menjadi nasabah produk Prudential. Namun saya perhatikan dari komunikasi yang ada di atas, segala urusan baik itu menyangkut penjelasan produk, masalah klaim dsb harus berhubungan langsung dengan agen tempat kita mendaftarkan diri menjadi nasabah. Sy tdk begitu yakin bisa memperoleh informasi sedetail-detailnya dari agen yang ada di sini mengenai manfaat dari produk2 Prudential yang akan saya pilih. Mohon dijelaskan pula bagaimana prosedur standar pengklaiman, karena saya pernah mendengar seorang teman yang merupakan nasabah Prudential Ass. menghadapi kesulitan saat mengajukan klaim karena ketika itu agennya sudah pindah domisili ke kota lain dan no teleponnya sudah tidak dapat dihubungi. Terima kasih dan semoga Pak Happy n team sukses selalu.

  115. Terima kasih bu Asti atas kepercayaannya. Saya sharing sedikit. Pada umumnya segala sesuatu yang berhubungan dengan polis nasabah dapat ditanyakan kepada agen servicingnya masing-masing, namun demikian untuk informasi bisa didapat dari manapun. Mengapa demikian, karena yang mengetahui tentang polis nasabah adalah agensevicingnya seperti, usia nasabah saat masuk, jumlah premi, manfaat yang diambil, mengapa diberikan solusi seperti itu, dan lainnya yang mengerti dan memiliki data adalah agen servicingnya masing-masing. Untuk informasi secara umum produk dapat diketahui dari internet, berita media atau agen asuransi yang berlisensi penuh AAJI.

    *Sy tdk begitu yakin bisa memperoleh informasi sedetail-detailnya dari agen yang ada di sini mengenai manfaat dari produk2 Prudential yang akan saya pilih. * Dalam hal ini ibu harus memberikan informasi, apa yang ibu inginkan maupun butuhkan. dari informasi yg diterima, kami para agen akan membantu untuk memberikan solusi dari permasalahan yg ibu miliki berdasarkan informasi tersebut, manfaat apa saya yang sebaiknya diambil, berapa preminya dan sebagainya.

    *Mohon dijelaskan pula bagaimana prosedur standar pengklaiman, karena saya pernah mendengar seorang teman yang merupakan nasabah Prudential Ass. menghadapi kesulitan saat mengajukan klaim karena ketika itu agennya sudah pindah domisili ke kota lain dan no teleponnya sudah tidak dapat dihubungi.*

    Jika agen sudah tidak 1 kota/ bahkan sudah tidak jadi agen lagi maka nasabah memiliki no yg dapat dihubungi dari leader direct agen tersebut, leadernya dari leader agen tersebut, no sekretaris. Jadi ibu dapat menghubungi mereka. Untuk prosedur klaim dapat dilihat pada blog saya ( http://safir78.wordpress.com/2013/01/11/prosedur-pengajuan-klaim-penjaminan/ ) Perlu diketahui bahwa untuk nasabah yang mengambil manfaat PruMed maka prosedurnya adalah dengan sistem reimburse (nasabah membayar dahulu dan baru klaim ke Prudential)

    Harus diperhatikan; 1. Polis asuransi masih dalam masa tunggu (30 hari sejak polis berlaku untuk sakit biasa/rawat inap atau masa 90 hari untuk penyakit kritis) 2. Klaim sulit karena ada beberapa faktor seperti, polis saat nasabah mengajukan klaim sedang tidak aktif baik karena telat/tidak membayar premi. 3. Form klaim tidak lengkap (kwitansi maupun arsip/data pendukung rumah sakitnya.

    Untuk manfaat PruHS nasabah HARUS menunjukkan kartu tersebut saat akan rawat inap karena ada beberapa RS yang tidak memberlakukan manfaat PruHS jika nasabah menunjukkannya di hari ke 2 (manfaat PruHS baru dianggap berlaku di hari ke 2 dan seterusnya)

    Saya penah membantu klaim nasabah dimana nasabah tsb di luar kota dan bukan nasabah saya. Karena semua berkasnya lengkap saya dapat bantu mengajukan klaimnya dan dibayar dalan 7 hari kerja (langsung ke rekening nasabah).

    Jadi, bukan suatu masalah jika agen dan nasabah tidak 1 kota (nasabah dan agen sayapun ada yg di luar kota walau agen belum ada yg diluar Pulau Jawa). Yang harus diperhatikan pula bahwa untuk pembayaran premi lanjutan tidak diperkenankan menitipkannya melalui agen, apapun alasannya karena itu nasabah dapat membayar melalui teller, atm maupun autodebit rekening/kartu kredit. Dan setiap pembayaran klaim akan langsung ditransfer ke rekening nasabah oleh Prudential.

    Demikian sharing saya semoga menjawab pertanyaan ibu Asti. Untuk mengetahui manfaat apa yg dapat ibu ambil, ibu dapat emngisi data Permohonan SPAJ & ilustrasi. kami akan buatkan ilustrasi yg sesuai untuk ibu berdasarkan data yg diberikan dan membantu proses pemilikannya serta prosedur klaimnya . Terima kasih.

  116. Terimakasih atas informasinya Pak. Sebelum saya meminta dibuatkan ilustrasi, sy ingin bertanya mengenai bilamana terjadi salah satu dari kondisi penyakit kritis di atas. Setiap tahun (sudah 5 tahun) sy secara rutin melakukan medical check up, hasilnya kolesterol dan trigliserida saya selalu melebihi batas normal, namun tidak ekstrem (hanya sekitar 25% – 50% dari batas normal. Sy juga mengkonsumsi Pil KB sudah 6 tahun yang mana berdasarkan informasi yang sy peroleh dari internet dan juga dari dokter keluarga saya, sudah ada penelitian mengenai kecenderungan meningkatnya tekanan darah akibat mengkonsumsi pil KB dalam jangka waktu yang lama. Sy khawatir kesemua hal tersebut berpotensi menyebabkan stroke atau serangan jantung. Kira-kira dengan rekam medik saya demikian, jika suatu saat benar terjadi salah satu dari penyakit kritis tadi, apakah masih mungkin dicover? Sampai sejauh mana informasi/ sedetail apa kondisi kesehatan calon nasabah diminta oleh pihak asuransi, apakah juga harus melakukan check up sebelum penandatanganan polis? Sy tidak mau suatu saat terjadi dispute soal klaim. Banyak nasabah yang merasa tertipu karena penyakitnya sama sekali tidak tercover atau tercover hanya sebagian saja dari seluruh biaya, namun sebenarnya hal itu terjadi karena ketidaktahuan si nasabah mengenai sejauh mana manfaat yang bisa diperoleh dan kewajibannya dalam menyampaikan informasi tentang kondisi kesehatannya, bisa jadi karena kurang aktif bertanya atau karena agen yang tidak menjelaskan secara detail (mungkin memang bukan tugas agennya). Apakah calon nasabah dapat berkonsultasi secara langsung dengan tim medis Prudential dalam rangka memperoleh kepastian sejauh mana penyakit yang mungkin timbul akan tercover atau tidak, sebelum penandatangan polis? Terimakasih atas perhatian dan jawabannya, Pak.

  117. Luar biasa bu Asti, ibu sungguh memperhatikan hal-hal ini dan mencari informasi sebelumnya. Saya sharing sedikit. Saat pengajuan permohonan polis maka calon nasabah mengisi data pada SPAJ. Bila Prudential menghendaki calon nasabah medical checkup maka kami akan lampirkan suratnya sehingga calon nasabah dapat medical checkup tanpa biaya ( dibayar Prudential ). Jika hasilnya disetujui maka polis dapat diterima nasabah. Jika setelah masa tunggu polis untuk penyakit kritis (90 hari) dan seperti kata ibu setelah sekian tahun terkena sakit kritis maka yg terjadi adalah; 1. Nasabah dapat melakukan klaim 2. Prudential menyatakan nasabah untuk STOP menabung dan selanjutnya akan DITABUNGKAN hingga usia tertentu nasabah (65 tahun/ 75 tahun) 3. Nasabah akan menerima uang proteksi sakit kritis (jika mengambil manfaat ini)

    Untuk tercover atau tidak dapat dilihat dari manfaat yang diambil dalam tahap awal dapat dilihat pada ilustrasi. Untuk biaya yang tercover juga dapat diketahui di ilustrasi. Dimungkinkan jika tidak tercover semuanya (biaya rawat RS misalnya) itu dikarenakan nasabah hanya mengambil manfaat PruMed dan bukan PruHS dimana PruHS dicover biaya kamar, kunjungan dokter, ambulan, aneka perawatan dan juga operasi. Untuk sakit kritis yg tidak dicover bisa dimungkinkan jika manfaat yang diambil tidak tepat dimana tidak mengambil manfaat Early State Crisis Cover dimana nasabah dicover sakit kritis walau dalam stadium awal karena pada umumnya sakit kritis dicover pada tahap lanjut.

    Calon nasabah tidak dapat berkonsultasi dengan team underwriting. Untuk persetujuan disetujui atau tidaknya sebuah permohonan, team underwriting yang memastikannya, juga untuk pemeriksaan medisnya yang berarti mereka pulalah yang menilai kemungkinannya. Ini semua melihat dari Form SPAJ yg diisi saat pengajuannya.

    Demikian sharing saya semoga membantu. Terima kasih.

  118. maaf..saya mau tanya..
    maksud ditanggung dalam 34 crisis cover..apa ya..?
    biaya perobatan kah, dokter kah, dll ….? .kita ambil contoh misalnya nasabah di diketahui mengidap hepatitis c…, apa saja yang ditanggung prudential ..dan berapa lama pihak prudential menanggung..mohon pencerahannya …pak safir..trima kasih..

  119. Bp/ibu Anas, terima kasih atas sharingnya. Dalam artikel ini saya tidak membaca tulisan ‘ditanggung dalam 34 crisis cover’. Mungkin yang dimaksud adalah, jika nasabah terkena salah 1 dari penyakit kritis (34 penyakit kritis) maka nasabah akan mendapat/diberikan manfaat pertanggungan Pru crisis cover.sebesar sejumlah tertentu yang diambul seperti pada ilustrasi. Demikian sharing saya semoga menjawab pertanyaan bp/ibu.

  120. Mulailah dengan pola hidup sehat. Hindari makanan junkfood, fastfood. Check up teratur..sesuai kemampuan, agar gejala kondisi penyakit kritis terdeteksi secara dini.

  121. Setuju pak Freddy. Terima kasih atas sharingnya.

  122. Saya mau tanya, saya sudah ikut asuransi prudential dari 2007 pada tahun ini saya melakukan top up. Saya pada bulan februari melakukan check up dan ternyata terkena penyakit gondok. Yang menjadi pertanyaan saya apa bisa di klaim?

  123. Jika bapak rawat inap RS tentu dapat di klaim.

  124. Syarat yang diperlukan untuk jadi nasabah prudential untuk anak angkat apa Pak ya?

  125. Terima kasih pak Affandi sharingnya. Untuk syarat anak angkat adalah: 1. copy KK 2. Copy akta lahir anak 3. Surat adopsi

    Syarat lainnya sama pak.

    Demikian sharing saya semoga membantu.

    http://www.prusafir.com

  126. Maaf Pak, ada yang masih kurang jelas Pak.
    Di akte lahir nama orang tua nya orang tua kandungnya Pak, kira-kira
    Penerima manfaatnya bisa orang tua angkat nya Pak?
    Terima kasih sebelumnya Pak..

  127. Dh, yang dipakai copy akte anak pak. Penerima manfaat untuk tertanggung utama, dalam hal ini adalah anak sendiri. jika orang tua yang ingin mendapat manfaat berarti polisnya untuk orang tua.

    terima kasih.

  128. Ya, sebelum mengambil auransi kesehatan sebaiknya baca dengan hati-hati penyakit yang akan di proteksi asuransi terutama penyakit kronis dan berapa lama setelah pembayaran premi asuransi penyakit itu di cover

  129. sy dijangkiti hiv…pada masa yang sama saya terkena denggi..adakah saya akan dicover utk kos hospital untuk penyakit denggi tersebut

  130. terima kasih sharing dan kepercayaannya. sharing sedikit; 1. penyakit denggi itu penyakit apa ya? 2. Jika nasabah telah memiliki polis dan baru terkena suatu penyakit (katakanlah denggi) maka nasabah dapat melakukan klaim 3. jika nasabah telah memiliki polis dan baru terjangkit penyakit (Katakanlah HIV karena transfusi darah, maka nasabah dapat melakukan klaim) 4. Klai mdapat dilakukan jika dalam pengisian SPAJ nasabah menyatakan hal yang jujur, terutama atas penyakit yang pernah/sudah dialaminya.

    Demikian sharing saya semoga membantu.

    terima kasih.

  131. saya ikut asuransi bulan maret 2012. tiap bulan saya kirim rp 600.00,dengan asuransi masa kritis, bulan mei 2013 suami saya stroke, saya claim kepada ejen saya.sampai ini hari claim sy tidak keluar, lalu saya cek kekantor prudential, ternyata polis saya sudah pasif bulan juli 2012.memang saya bayar melalui rekening ajen saya.apa yang harus saya perbuat, bulan juni 2013 saya masih ngirim, dan saya baru tahu satu minggu ini.

  132. maaf, terakhir saya bayar tanggal 20 juli 2013, bukan bulan juni, dan saya baru tanggal 27 juli 2013

  133. Pak,
    saya ingin bertanya

    Apabila, saya join pru hospital&surgical dan penyakit krits sejak Juni 2012
    Pada Mei 2013 saya mulai berkunjung ke dokter, mulanya didiagnosa hanya hypertiroid, shg saya melakukan pengobatan biasa dengan meminum obat
    Kemudian Mei 2013, saya di usg dan ditemukan terdapat nodul pada thyroid
    Kemudian Juni 2013 leher saya di-scan ternyata nodul tsb bersifat hypofuctioning maka disarankan untuk biopsi jarum halus
    Agustus 2013 biopsi jarum halus dan ternyata terduga kanker, sehingga disarankan dioperasi dan pada saat operasi terkonfimasi kanker oleh pathologist (stadium 1), bulan depan akan. Silakukan scan seluruh tubuh untuk mengetahui penyebaran.
    pertanyaan saya, apakah manfaat klaim hospital&surgical dpt saya peroleh? Dapatkan manfaat klaim penyakit kritis dpt saya peroleh?thanks.

  134. Dh, Ibu Yenny

    Terima kasih sharing & kepercayaannya pada kami. Untuk manfaat kesehatan (asuransi kesehatan) dapat diperoleh nasabah sejak polis inforce (kecelakaan) dan terdapat masa tunggu 30 hari/1 bulan sejak polis inforce (klaim RS) untuk sakit pada umumnya dan 90 hari/3 bulan untuk penyakit kritis. ini berlaku pula untuk kartu PruHS.

    Saran saya ibu menghubungi agen servicing ibu untuk dibantu proses klaimnya. Seharusnya untuk manfaat PruHS sudah dapat dilakukan sejak awal (sepanjang nasabah rawat inap RS)

    Untuk pertanyaan seputar polis ibu (dlm hal ini) agen servicing yg lebih tau baik sejarah kesehatan nasabahnya, manfaat apa yg diambil dan berapa besarnya.

    Demikian sharing saya semoga membantu & semoga sakit ibu cepat tertangani & sehat kembali.

  135. Terimakasih atas tanggapannya Pak Happy.

    Saya sudah sempat menghubungi agen servicing, menurut beliau klaim Pru HS saya kemungkinan tidak dapat di approve Pru, karena tumor “ganas” saya sudah ada sejak bulan Mei (jadi termasuk pengecualian 12 bulan 19 penyakit yang dikecualikan),

    Pdhl sesuai polis yang saya baca ada juga pengecualian Pru HS yaitu kanker yang ditemukan sebelum 90 hari sejak tanggal tertanggung (kalau pakai yang ini berarti saya tidak termasuk pengecualian dong, karena polis saya sudah setahun sejak histopatology).

    Apakah berbagai macam tumor/benjoan/kista yang dikecualikan termasuk tumor kanker? bagaimana dengan kaitan pengecualian kanker?

    Kemudian menurut beliau, untuk penyakit kritis saya tidak termasuk yang dapat ditanggung karena tidak menjalankan kemoterapi. Tapi ya saya mending tidak dapet daripada kemo (amit-amit)

    Saya jadi bingung, mungkin Pak Happy bisa diskusi pengalamannya :)

  136. Dear,
    Saya mengalami pendarahan pada usia kehamilan 8minggu dan harus dirawat inap. Saya sdh ikut asuransi pruhos&surgery. Apakah biaya RS atas rawat inap tsb ditanggung asuransi ?
    Mohon direspons. Terima kasih.

  137. Terima kasih sharing & kepercayaannya pada kami. Untuk Rawat inap ditanggung ibu. Silahkan menghubungi agen servicing ibu. Semoga semua baik-baik dan cepat kembali sehat.

  138. Great, keren, sangat menginspirasi. Jika ada waktu mampir di blog majalah amatir saya ya, makasiiiiiii….

  139. SIAP….!

    Terima kasih kunjungannya. Pasti mampir…, sempat di bidik pake zoom lho…. :) Sukses

  140. makasi ya mas, hehehe kasih advis ya mas sekalian masukan, ntar pasti dapet pahala gede, :)

  141. Pak, saya ingin bertanya..
    suami saya ikut asuransi prudential sejak tahun 2011. Beberapa hari yang lalu karena ada sedikit keluhan kami mendatangi dokter, ternyata suami saya didiagnosa hernia dan harus segera dioperasi. apakah biaya operasi dan rawat inap suami saya bisa ditanggung oleh prudential?kalau bisa apa yang harus saya lakukan, menghubungi agen, menyerahkan kartu prudent pada saat akan dirawat, ataukah dirawat dan dioperasi dulu baru saya mengajukan klaim?
    terima kasih

  142. Terima kasih atas kepercayaan & sharingnya kepada kami. Dalam hal ini bisa ibu. Ibu bisa menghubungi agen servicing ibu untuk pemberitahuan ini. Jika menggunakan manfaat PruHS, saat daftar pasien mohon diinformasikan akan menggunakan asuransi Prudential dg kartu dan plafonnya (type). Jika kamar yg diambil diatas plafon kartu maka selisih biaya ditanggung nasabah. Jika nasabah memiliki manfaat Prumed, kwitansi copy dapat digunakan untuk klaim dg sistem reimburse.

    Demikian sharing saya semoga semua lancar & suami ibu lekas sembuh dan psehat kembali.

  143. Pak…anak saya sudah setahun ikut asuransi dan baru sekarang ketauan kena asma turunan, apakah bisa di klaim biaya pengobatannya?

  144. Jika sudah 1 tahun lebih bisa bu. Tolong tanyakan ke agen servicing ibu untuk kepastiannya karena saat pengajuan SPAJ, agen ibu yg mengetahui semuanya (historical) bukan agen manapun. Terima kasih.

  145. pak, apakah operasi varikokel ditanggung oleh prudential? suami saya ikut pruden dari tahun 2011

  146. Maaf bu Naira, penyakit varikonel itu sakit apa ya? ibu bisa tanyakan hal ini juga pada agen servicing ibu. Terima kasih.

  147. Pak,saya mohon infonya kalo mau mengambil early stage crisis cover itu namanya apa ? sepengetahuan saya crisis cover 34 penyakit itu mengcover final stage, benarkah ?

  148. Terima kasih bu Susan kunjungan & sharingnya. menanggapi pertanyaan ibu; untuk Early State crisis cover merupakan manfaat rider dari PAA. Untuk CCB34 memang mengcover final stage bu. Untuk lebih jelas manfaat yg ibu ambil ibu bisa mengisi data pada blog/web, saya akan buatkan yg terbaik bagi ibu dan keluarga berdasarkan data yg ibu berikan/isi dan bantu proses pemilikannya.

    Terima kasih.

  149. jika saya akan melakukan MRI / CT SCAN, apakah bisa memakai katu Asuransi Prudential? apakah biaya sudah ditanggung Prudential? trims.

  150. Terima kasih kepercayaan & sharingnya. Jika ibu menggunakan kartu PruHS dan menjalani rawat inap serta harus melakukan MRI maka itu dicover bu. Silahkan menghubungi agen servicing ibu karena beliau yg mengetahui data Ibu saat pembuatan polis. Terimakasih.

  151. ka, klo kanker kulit termasuk 34 kondisi kritis gak…

  152. Terima kasih bu Icha atas sharingnya. Apakah ibu seorang agen atau nasabah? Untuk kondisi tersebut dapat dikategorikan kondisi kritis namun untuk mengetahui lebih lanjut dapat diinformasikan ke agen servicing dan ditanyakan apakah masuk kondisi kritis atau masuk kondisi lain karena akan ditanyakan pula historical dari medical recordnya. terima kasih.

  153. Saya ingin menanyakan, mama sepupu saya waktu kmrn ke malaysia dia diminta untuk kateter, dan di nota ditulis operation services prosedur dan biaya utk kateter 2rb ringgit sendiri dan mama sepupu saya PHS tipe B namun diganti PRUdent sebesar total 6.870rb sedangkan total biaya selama di malaysia adalah 11jt, yg ingin saya tanyakan adalah apakah kateter termasuk kategori type 1? Krn wkt itu papanya dimalaysia endoskopi tmsk tipe 1

  154. Terima kasih sharingnya pak Joli. Untuk mengetahuinya harus menanyakan pada pihak RS/dokter / SOS International. Karena kelas kamar ruang operasi tergantung dr besar dan kelengkapan alatnya. Untuk penggantian perlu diketahui berapa plafon type B, apakah biaya RS melebihi plafon atau tidak. Demikian sharing saya semoga membantu.

  155. Selamat sore pak saya mau nanya.
    Saya ikut pru sudah 4 th. Dan saya sedang dirawat di rs karena gastritis kronis. Apakah penyakit ini dicover oleh prudential.
    Dan prosedur apakah yg harus saya lakukan. Mengingat agen saya telah kabur keluar negri dan setelah saya teliti keagenan saya terdaftar di bengkulu dan saya tinggal di sukabumi :(

  156. Terima kasih kepercayaan & sharingnya. saran saya coba bapak lihat kembali di berkas polis. disana tercantum nama leader & sekretaris. otomatis leader jadi agen servicing bapak jika agen servicing tdk lagi menjadi agen. Bapak pasti diinformasikan jika agen servicingnya telah berganti. Bapak dapat tanyakan pada agen servicing bapak sekarang mengenai hal ini dan tindak lanjut selanjutnya. Demikian sharing saya semoga membantu.

  157. Salam,
    Saya ingin info utk operasi kanker payudara, saya baru operasi pengangkatan kelenjar getah bening dan masektomi, termasuk type brapa ya?
    Krn prudential bersikeras itu type 2, pdhl menurut dokter operasi saya termasuk mayor, bahkan bisa dibilang komplex,
    Terima kasih atas jawabannya

  158. Bu Widya untuk kelas operasi yang dijalani sepengetahuan saya tergantung dari jenis operasinya dan fasilitas yang terdapat dalam kamar operasi. Untuk mengetahui yg dilakukan ibu tentu kita mengikut pada Prudential karena ibu nasabah Prudential, jika ibu nasabah asuransi lain ibupun harus mengikuti Asuransi tersebut. Agen servicing ibupun tidak dapat begitu saja mengatakan ini kelas apa karena di Prudential yang menilai adalah team underwriter sendiri yang terdiri dari para dokter. Demikian sharing saya semoga membantu.

  159. selamat malam pak happy….
    saya ingin bertanya,saya ikut PruHS sudah dari tahun 2012,kemudian akhir2 ini saya suka merasa nafas saya seperti tertahan (tidak plong),kemudian saya dianjurkan teman saya yang berkerja di rumah sakit (perawat) untuk rekam jantung, teryata hasilnya saya menderita aritmia tepatnya WPW,lalu saya coba konsulkan ke dokter specalis jantung,apakah benar saya punya kelainan irama jantung,teryata dokter mengatakan benar,dan itu saya di dilakukan rekam jantung lagi hasilnya tetap sama yaitu aritmia(WPW),kemudian disarankan harus dilakukan tindakan ABLASI namanya…itu memakan biaya sekitar 60 jt an hanya untuk biaya tindakan (operasi) saja,,nahhh….yg mau saya tanyakan apakah biaya tersebut ditanggung pak? sedangkan saya menggunakan PruHS? mohon jawabanya pak happy…

  160. Terima kasih pak Samolya aas kunjungan dan sharingnya.
    Untuk penyakit yang tercover dapat diketahui pula pada buku polis. untuk berapa biaya yang tercover tergantung type manfaat yang bapak miliki.Untuk lebih jelasnya dapat menanyakan pada agen servicing bapak. Terima kasih.

  161. Selamat malam pak Happy
    Mohon petunjuknya, di salah satu keterangan penyakit kritis tertulis sbb :

    4. Kanker: tumor ganas yang ditandai dengan suatu pertumbuhan sel yang tidak terkendali dan penyebaran sel-sel ganas ke jaringan tubuh yang lain. Hal ini mencakup leukemia dan penyakit hodgkins (kanker getah bening) yang pertumbuhannya tidak dapat dikontrol secara medis.

    Pertanyaan saya adalah apakah uang klaim akan dibayarkan oleh Prudential ketika Tumornya belum ganas? Dikarenakan type tumor ada beberapa stadium. Begitu juga dengan penyakit kritis lainnya, misal kita baru terdiagnosa, apakah uang klaim dibayarkan juga?

    Terima kasih dan salam hangat

  162. Terima kasih Pak Rantu atas sharingnya. Saya menanggapi sedikit. Klaim akan dibayarkan sepanjang memenuhi persyaratan, rawat inap baik PruMed maupun PruHS. Uang pertanggungan sakit kritis dibayarkan berdasarkan manfaat yang diambil, misalnya mengambil manfaat Pru Eearly State Crisis cover, maka saat terdiaknosa sakit kritis, manfaat akan diberikan.

    Terima kaswh.

  163. Saya ingin bertanya, asuransi hanya cover HIV melalui transfusi darah atau karena kecelakaan kerja. Tapi dalam peraturan menteri kesehatan no. 21 tahun 2013 pasal 47 perusahaan asuransi wajib menanggung odha tanpa menyebutkan asal penularan. Bagaimana tanggapan perusahaan asuransi sekarang?

  164. Terima kasih masukannya pak Budi. Sebelum tahun 2013, Prudential mengcover HIV dengan syarat dan ketentuan yang berlaku seperti akibat transfusi darah. Namun jika HIV karena kesengajaan (hubungan badan sembarangan) tentu tidak dicover. barangkali bisa disamakan dengan sengaja membuat cacat tubuh hanya untuk mendapatkan asuransinya. Atau pembunuhan terencana untuk mandapatkan nilai tunai dan manfaat jiwa atas nasabah yang meninggal yang tentunya pelanggaran hukum

    Demikian sharing saya semoga menjawab pertanyaan bapak. Terima kasih

  165. Ayah saya masih tergolong baru ikut prudential. Ikut sejak 12 November 2013. Pada bulan desember kena stroke. Namun karena tinggal di daerah terpencil dgn akses transportasi terbatas, maka baru bulan april 2014 baru bisa masuk RS, itupun harus pergi ke kota. Namun saat di RS tidak bisa klaim prudential dengan alasan masih anggota baru. Terpaksa di RS pakai asuransi BPJS. Namun untuk berkas dari RS dan keterangan dokter sudah dikirim lewat agen. Ayah saya ikut prudential dengan premi Rp. 1.000.000,- per bulan.
    Yang ingin saya tanyakan apakah pengembalian biaya di RS bisa di klaim?
    Apakah klaim penyakit kritis juga bisa dilakukan?
    Mohon penjelasannya. Terima kasih.

  166. Terima kasih sharingnya pak Adit. Di setiap perusahaan asuransi ada masa tunggu klaim. Di Prudential untuk klaim sakit adalah 30 hari atau lebih dan untuk sakit kritis 90 hari atau lebih setelah polis inforce. Untuk dapat menggunakan manfaat asuransi bulan April’14 seharusnya bisa, yang harus diperhatikan adalah manfaat apa saja yang diambil dan dapat diperoleh. Untuk lebih mengetahuinya bapak dapat menanyakan pada agen servicing, karena beliau yang mengetahui tentang data nasabahnya, baik riwayat kesehatan sesuai SPAJ dan lainnya. Demikian sharing saya semoga membantu.

  167. Dear Pak,
    nama sy ella ingin sharing soal ibu sy dan teman2 nya.
    ada beberapa hal yang ingin sy tanyakan :
    ibu saya, usia 60 tahun ingin ikut asuransi pru 34 penyakit kritis krn miris melihat beberapa teman2 nya yang payudaranya terkena benjolan lemak, ada juga yang terkena tumor jinak di payudara, meskipn kedua jenis penykit ini digolongkan jinak oleh dokter, namun mereka tetap disarankan untuk operasi dan akhirnya operasi dengan biaya sekitar 25 jtan.
    Misalkan ibu sy sudah deal ikut prudential, pertanyaan saya :
    1.) sy dengar manfaat baru bisa diperoleh 90 lebih 1 hari setelah deal kontrak lalu bagaimana jika ibu sy a.)ingin check up apakah harus menunggu setlh 90 lebih 1 hari atau b.) dapat langsung check up beberapa hari setelah deal kontrak?
    2.) jika hasil check up positif ada benjolan atau tumor jinak apakah akan dibayar oleh prudential jika check up dengan kondisi 1a atau 1b?

    pak terima kasih banyak atas infonya, karena sy juga ikut galau kalau ibu sy galau krn teman2 nya. sy juga kasihan pak.
    samapi dengan saat ini ibu sy belum berani check up ke dokter, hanya diraba-raba saja payudaranya apakah ada benjolan/tidak, samapi saat ini tidak ada benjolan.
    pak, mohon didoakan pula ya semoga benar tidak ada apa2 dengan ibu sy sekalipun setelah check up nanti.
    sy ingin memberikanjawaban yg melegakan untuk ibu sy.

    terima kasih,

    Tuhan memberkati anda sekeluarga.

  168. Terima kasih ibu ella Mey atas sharingnya. Menanggapi sedikit; 1. Untuk manfaat sakit kritis baru dapat diperoleh setelah 90 hari atau 3 bulan polis inforce. Untuk check up kesehatan dilakukan saat pengajuan asuransi, inipun jika diminta oleh team underwriting Prudential. 2. Jika hasil check up positi terkena sakit kritis maka ada beberapa kemungkinan, pertama; Permohonan ditolah, kedua; permohonan disetujui dengan syarat menambah premi atau untuk penyakit yang bersangkutan tidak dicover.

    Yang harus dipahami dalam memiliki asuransi adalah sehat.

    Demikian sharing saya semoga menjawab pertanyaan ibu dan saya doakan semoga ibunda ibu Ella sehat² selalu. Amin


Comments RSS TrackBack Identifier URI

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 104 pengikut lainnya.